oleh

Sudah 2 Tahun Korban Tsunami Banten Masih Hidup di Hunian Sementara

Sekilas News – 70 keluarga korban tsunami Banten hingga kini masih hidup di Hunian Sementara (Huntara) di Kampung Pasir Malang, Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur Pandeglang, Banten.

Mereka menempati Huntara sejak tsunami menghancurkan rumahnya yang berapa di tepi Pantai Sumur. Setelah dua tahun menunggu, mereka masih menunggu janji pemerintah yang akan membangunkan hunian tetap untuk para korban tsunami.

Warga tidak berdaya untuk pindah ke tempat yang lebih laik atau membangun rumah sendiri, karena harta benda sudah hilang.

“Info dari Pak Camat diupayakan Maret 2021 (dibangun hunian tetap-red). Diupayakan belum pasti,” kata Jamaluddin salah satu penghuni Huntara Korban tsunami Banten, Sabtu kemarin (12/12).

Dia mengatakan, kondisi Huntara kini sangat mengkhawatirkan. Bangunan yang beratapkan seng dan beralaskan semen kini mulai rusak akibat umur bangunan.

“Lantainya banyak yang rusak bang, kecuali bagi yang mampu beli semen (bisa memperbaiki-red),” ujarnya.

Foto: ©2020 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Jamal mengungkapkan, warga sangat berharap dibangun hunian tetap, karena lokasi Huntara sangat riskan bila di musim hujan. Jalan berlumpur dan ancaman longsor terus menghantui warga.

“Sudah hampir 2 tahun, warga sangat berharap dibangunkan huntap karena kondisinya riskan pada saat musim hujan,” tutupnya.

loading…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed