oleh

SMP Negeri 4 Nanga Pinoh di Kabupaten Melawi Terapkan Protokol Ketat Saat Proses Belajar Mengajar

Sekilas Daerah, Melawi – Belajar tatap muka untuk tingkat sederajat PAUD, TK, SD, dan SMP di Kabupaten Melawi, sudah berjalan sejak 4 Januari 2021. Satu di antaranya Pembelajaran Tatap Muka di SMP Negeri 4 Nanga Pinoh. Dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, kemarin Selasa, 12 Januari 2021.

Tatap muka dengan jumlah siswa tidak lebih dari 18 orang per-sipnya. Kalau siswa ada 30 orang maka akan dibagi menjadi dua ruangan.

“Sekitar pukul 10.00 kami membariskan siswa dan mengingatkan mereka supaya selalu mengikuti protokol kesehatan. Di samping itu sinar matahari pagi sekitar pukul 10.00 menurut para ahli mengandung sinar ultra violet B yang berguna bagi kesehatan yaitu: memperkuat imun atau daya tahan tubuh, tapi berjemurnya jangan lebih dari 30 menit.” ujar Binawan Lantik, satu di antara Guru sekaligus Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Nanga Pinoh.

Baca Juga: Vaksin Sinovac Diperkirakan Tiba di Melawi Bulan Februari 2021

Binawan juga mengimbau dan mengingatkan baik guru maupun anak-anak untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang ketat dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan untuk melindungi diri diri kita sendiri dan orang-orang yang kita cintai.

Selain itu Binawan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi, senang dan sangat menerima karena diberlakukannya PTM (Pembelajaran Tatap Muka).

“Saya apresiasi dengan kebijakan ini, karena bagaimanapun pembelajaran secara tatap muka ini sangat ideal karena ada penjelasan materi pembelajaran dan contoh terutama untuk bidang studi tertentu seperti Matematika, IPA, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan lain sebagainya akan lebih mudah dipahami oleh anak-anak saat bertatap muka secara langsung.” katanya.

Baca Juga: Kondisi Sekolah Dasar Negeri di Dusun Poring Jawa desa Laja Kabupaten Melawi Memprihatikan Begini Kondisinya…

Menurutnya juga dengan siswa langsung melihat mimik dan raut wajah guru mereka akan lebih mempermudah proses pembelajaran sebagaimana mestinya. Berbeda dengan pembelajaran lewat daring yang dinilai masih belum efektif mengingat terkendala soal Teknologi Informatika anak-anak SMP di daerah perdesaan dan juga masih ada beberapa guru yang belum sepenuhnya bisa memaksimalkan pembelajaran lewat daring.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed