oleh

Sesalkan Langkah Pihak Kepolisian Ini Tanggapan Komnas Perempuan..

Sekilas News – Gisella Anastasia dan teman prianya, Michael Yukinobu, ditetapkan sebagai tersangka kasus video asusila. Hal ini memunculkan pro dan kontra. 

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) termasuk pihak yang menyesalkan langkah pihak kepolisian. Mereka mengaggap Gisel sebagai korban, sehingga tidak sepantasnya dijadikan tersangka. 

“Sebenarnya kalau Komnas Perempuan melihat penetapan GA dan MYD sebagai tersangka ini menyesalkan ya. GA ini sebenarnya korban,” kata Bahrul Fuad, Komisioner Komnas Perempuan, kepada wartawan. 

Baca Juga: Media Asing Asal Inggris Soroti Kasus Gisel, Bilang Negara Kriminalisasi Warga Negaranya

Bahrul mengatakan Undang Undang yang digunakan penyidik untuk menjerat Gisella Anastasia dan Michael Yukinobu sejauh ini cukup sering dipermasalahkan, karena diaggap multitafsir.

“UU Pornografi cenderung lebih mengedepankan penghakiman moralitas, dan itu sangat subjektif sekali. Dari UU pornografi, banyak sekali korban yang kemudian dikriminalisasikan menjadi pelaku,” terangnya. 

“Oleh karena itu, Komnas Perempuan berharap kasus yang menimpa GA inu menjadi pembelajaran bagi aparat penegak hukum untuk tidak mudah menggunakan UU pornografi,” lanjut Bahrul. 

Bahrul mengatakan Undang Undang yang digunakan penyidik untuk menjerat Gisella Anastasia dan Michael Yukinobu sejauh ini cukup sering dipermasalahkan, karena diaggap multitafsir.

Baca Juga: Jika Saya Membuat Video Seks Bersama Pasangan Sah Saya Tapi untuk Konsumsi Pribadi, Saya Dapat Dipidana?

“UU Pornografi cenderung lebih mengedepankan penghakiman moralitas, dan itu sangat subjektif sekali. Dari UU pornografi, banyak sekali korban yang kemudian dikriminalisasikan menjadi pelaku,” terangnya. 

“Oleh karena itu, Komnas Perempuan berharap kasus yang menimpa GA inu menjadi pembelajaran bagi aparat penegak hukum untuk tidak mudah menggunakan UU pornografi,” lanjut Bahrul. 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed