oleh

Sampang dan Bangkalan Madura Terendam Banjir

“Sejak sore, hingga malam ini antrean kendaraan memanjang di sepanjang Jalan Raya Jrengik, hingga ke perbatasan Kabupaten Bangkalan di Kecamatan Blega,” kata Kasat Lantas Polres Sampang AKP Ayip Rizal, Rabu malam.

Sekilas Daerah, Madura – Musibah banjir melanda sejumlah titik di Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur, akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah itu dari pagi hingga sore hari ini, air datang kembali.

Banjir di Bangkalan terjadi di Blega, sedangkan di Sampang khususnya di Kecamatan Sampang, di ruas jalan Trunojoyo Depan PLN, Jalan Rajawali depan RSUD, Jalan Wilis dan Jalan Pemuda, Areal Monumen, dan ruas jalan lainnya.

Sehari sebelumnya banjir sudah melanda beberapa wilayah di Madura. Kasat Lantas Polres Sampang AKP Ayip Rizal saat diminta keterangannya juga menjelaskan sejak sore hingga malam hari ini antrean kendaraan memanjang di sepanjang Jalan Raya Jrengik hingga ke perbatasan Kabupaten Bangkalan di Kecamatan Blega.

Ia lebih lanjut menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Bangkalan, mengingat banjir yang terjadi di perbatasan antara Kabupaten Sampang dengan Bangkalan juga telah menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.

Menurut ia, kemacetan terjadi karena ada beberapa kendaraan roda empat yang macet di tengah genangan air, sehingga kendaraan yang ada di belakangnya tidak bisa bergerak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan Rizal Moris membenarkan kejadian itu.

loading…

Menurut Rizal, pihaknya telah menerjunkan tim ke lapangan guna memantau secara langsung dan mewaspadai kemungkinan terjadi banjir susulan mengingat di sebagian wilayah di Kabupaten Bangkalan hingga Rabu malam masih turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Warga terdampak banjir sudah kami imbau untuk waspada, khawatir terjadi banjir susulan,” katanya, menjelaskan.

Genangan banjir di beberapa titik di dua kabupaten ini antara 20 hingga 40 cm.

“Kalau genangan tidak terlalu tinggi, akan tetapi jika hujan masih berlangsung seperti saat ini, khawatir genangan akan lebih tinggi,” kata Kepala BPBD Pemkab Sampang Anang Joenaidi.

Sementara, untuk mengurai kemacetan lalu lintas, para personel TNI dari lokasi terdekat juga diperbantukan mengatur arus lalu lintas.

Selain banjir, hujan deras yang disertai angin kencang sepanjang Rabu (9/12) itu juga menyebabkan banyak pepohonan roboh dan aliran listrik yang terputus, baik di Kabupaten Sampang maupun di Kabupaten Bangkalan.

Seorang warga, Anas (36) ketika ditemui tim sekilas news.com menghimbau kepada masyarakat agar sementara waktu untuk jangan melintasi jalan-jalan yang tergenang banjir tersebut.

“Saya menghimbau masyarakat untuk mencari jalan alternatif lainnya dan Pemerintah setempat di sini juga proaktif dalam penanganan terhadap banjir ini.” (Antara Madura*)

loading…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed