oleh

Rocky Gerung: Organisasi Itu Hak dasar yang Enggak Mungkin Bisa Dibubarkan

Sekilas News – Pengamat Politik, Rocky Gerung menganggap ada kekeliruan mendasar dalam kontruksi berpikir pemerintah dalam membubarkan dan melarang ormas Front Pembela Islam (FPI) melakukan kegiatan. Menurut Rocky, publik akan bertanya apa yang dilarang dari FPI.

Rocky berpendapat yang bisa dilarang itu hanya tindakan bukan pikiran seseorang.

“Ada soal di dalam konstruksi berpikir secara legal. Kan kalo pemerintah melarang FPI, orang bertanya, apa yang dilarang? Yang bisa dilarang itu adalah tindakan, bukan pikiran, pikiran itu enggak bisa dilarang,” tegas Rocky Gerung saat berbincang dengan Wartawan Senior Hersubeno Arief dalam kanal Youtube Rocky Gerung Official, dikutip Sabtu (2/1).

Lebih lanjut Rocky menjelaskan, konteks pelarangan setiap kegiatan FPI yang dimaksud pemerintah dinilai lucu dan membuat bingung.

Baca Juga: Rocky Gerung: Penembakan 6 Laskar FPI Tak Disinggung Jokowi dalam Pidato HAM

“Jadi paradoks, orang yang ingin mempertontonkan kekuasaan ‘pemerintah’ itu menimbulkan kelucuan. Nanti polisi mesti jaga FPI supaya jangan keluar dari Petamburan, kendati dia mau menolong orang tetangganya yang lagi kebakaran, kan ajaib itu kan?” cetusnya.

Apalagi, kata Rocky, jika ditinjau dari Hak Asasi Manusia (HAM) tentang kebebasan berpendapat, berserikat, itu tidak boleh dilarang-larang bahkan harus difasilitasi oleh negara.

Baca Juga: Rocky Gerung Komentari Kemenangan Anak dan Menantu Jokowi, Apa Kata Dia?

“Nah, begitu terjadi obstruction di dalam kegiatan maka ditangkaplah orangnya bukan organisasinya. Kan hukum pidana tentang orang,” tuturnya.

“Organisasi itu adalah hak dasar yang enggak mungkin bisa dibubarkan,” demikian Rocky Gerung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed