oleh

Rhoma Irama Tolak Permintaan Pengacara Habib Rizieq Jadi Saksi di Praperadilan, Kenapa?

Sekilas News – Raja Dangdut Indonesia Rhoma Irama menolak permintaan dari kuasa hukum Habib Rizieq Shihab untuk menjadi saksi dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Habib Rizieq tak terima dengan penetepan dirinya sebagai tersangka dalam kasus kerumunan massa saat acara Maulid Nabi dan pernikahan putrinya. Pihak Rhoma Irama membenarkan adanya permintaan dari pengacara Rizieq, Alamsyah Hanafiah.

“Pak Alamsyah sms Bang Haji terkait itu. Beliau telepon saya, untuk disampaikan kepada teman media, bahwa tidak dalam kapasitas untuk menjadi saksi ahli,” kata Bima, Managing team Rhoma Irama Official seperti dilansir dari Suara.com, Kamis (7/1/2021).

Baca Juga: Habib Rizieq Terancam Gagal Menyelesaikan Disertasinya, Ini Alasannya….

Ketika kami menyinggung apakah Rhoma menolaknya, Bima memilih memakai bahasa yang lebih halus. “Tidak dapat hadir karena bukan kapasitasnya,” tegas perwakilan ayah Ridho Rhoma ini.

Hal itu sebenarnya ingin disampaikan langsung Rhoma Irama kepada Alamsyah. Namun hingga sore tadi, pelantun Ani ini belum bisa menghubunginya.

“Beliau coba menelepon balik Pak Alamsyah tapi tidak terangkat, belum tersambung sampai hari ini,” kata Bima.

“Makanya beliau menitipkan jawaban soal kesediaan menjadi saksi ahli lewat saya by phone tadi,” ujarnya.

Rhoma Irama menerangkan, masih banyak orang lain selain dirinya yang memiliki kapasitas untuk memberikan keterangan. “Karena banyak alim ulama yang (bisa) menjadi saksi ahli. Tidak cukup sekadar beliau, ulama-ulama lain juga perlu gitu,” kata dia.

Jika permintaan itu menyangkut soal musik, Rhoma Irama bisa mempertimbangkannya. “Kecuali kata beliau kalau bicara soal musik. Kapasitas beliau ada di situ,” ujar Bima.

Sebelumnya, saat sidang praperadilan Habib Rizieq digelar hari ini, Alamsyah mengatakan pihaknya mengundang Rhoma Irama sebagai saksi ahli.

Baca Juga: Diminta Membantu Habib Rizieq, Yusril: Silakan Hubungi Pak Prabowo sebagai Menhan

Dia berharap Rhoma bisa menjelaskan soal acara Maulid Nabi. Soalnya dia heran baru kali ini ada acara Maulid Nabi yang dinilai sabagai tindak pidana.

“Saya sudah hubungi beliau cuman kalau tidak bentrok dengan show-show dia bisa. Tapi tidak keluar (pembahasanya) dari maulid nabi. Apakah maulid nabi melanggar hukum pidana kan gitu, ini kan tindak pidana acara maulid. Dari zaman ke zaman kan baru ini aja,” kata Alamsyah ditemui di Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan pada Kamis (7/1/2021). (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed