oleh

Pemkot Jambi Serahkan Bantuan Penanganan COVID-19 Diawasi BIN

Sekilas Daerah, Jambi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melakukan Penyerahan Bantuan Penanganan Covid-19 dari Pemerintah Pusat yang diawasi oleh Badan Inteligen Negara (BIN) sebanyak 1385 paket bantuan obat-obatan kepada 11 Kecamatan yang ada di Kota Jambi.

Penyerahan dilakukan secara Langsung oleh Walikota Jambi, Syarif Fasha bertempat di Mako Damkar, Selasa (5/1).

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengatakan, saat pendistribusian bantuan obat dari pemerintah pusat, mengatakan dari hasil diskusi tadi dikatakan vaksin Covid-19 yang didatangkan itu belum sepenuhnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Akan Divaksin Disiarkan Secara Langsung pada 13 Januari 2020

“Vaksin yang didatangkan itu belum sepenuhnya dan bahwasanya merupakan uji coba. Nanti akan ada launching-nya mungkin minggu depan. Yang mana satu daerah nanti akan ada 10 vaksin,” kata Walikota Jambi, Syarif Fasha, Selasa (5/1).

Fasha juga menyampaikan, tentu akan ada 10 orang yang akan divaksin nantinya, diantaranya nanti 10 orang itu ialah tokoh masyarakat.

“Rencananya 10 orang pertama yang divaksinasi adalah tokoh masyarakat, dari Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh lainnya,” ujarnya.

Kemudian, dalam penyaluran bantuan obat-obat ini fasha juga minta kepada para camat dengan jumlah penduduk yang sedikit untuk menyesuaikan kuota pembagian obat-obatan tersebut.

”Saya minta danau teluk dan pelayangan, karena penduduknya sedikit maka di sesuaikan mana kecamatan yang banyak memerlukan, seperti penderita sesak nafas yang terjangkit terkena covid,” tambahnya.

Baca Juga: Pasar Besar Kota Madiun Tutup Sementara, Bentuk Antisipasi Penyebaran Covid-19

Lebih lanjut, Fasha juga berharap, dengan dipilihnya tokoh masyarakat tadi mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin.

Tak hanya itu, saat ditanyakan awak media dirinya pun siap akan disuntik vaksin duluan.

“Saya tadi meminta kepada Dinkes untuk divaksin pertama, karena saya mantan Covid-19. Namun ada isunya bahwa mantan Covid-19 itu antibodinya sudah terbentuk dan belum perlu. Namun apabila boleh saya pertama, ya saya mau dan siap,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed