oleh

LBH Pontianak Pertanyakan Penyebab Kematian Alm. Rajinun Pasca Penangkapan Dilakukan oleh Polda Kalbar

Sekilas News, Pontianak – Kamis, 01 Oktober 2020, keluarga korban Alm. R dari Singkawang mendatangani Divis Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalbar guna mengadukan terkait kematian Alm. Rajinun Pasca penangkapan yang dilakukan oleh oknum polisi dari Polda Kalbar.

Keluarga korban menyampaikan bahwa penangkapan yang berujung kematian tersebut penuh dengan kejanggalan.

Peristiwa ini bermula pada hari rabu tanggal 26 Agustus 2020, sekiranya pukul 23.00 WIB, istri korban didatangani sekitar sepuluh oknum anggota Kepolisian yang mengaku dari Polda Kalbar untuk dimintai informasi keberadaan suaminya Alm R dengan tujuan untuk dilakukan penangkapan namun pada akhirnya meninggal dunia.

Karena merasa ada kejanggalan dalam kematian Alm. Rajinun akhirnya pihak keluarga dengan didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pontianak mengadukan hal ini kepada Komnas Ham Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat.


Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pontianak selaku kuasa hukum sangat menyayangkan tindakan pihak kepolisian yang tidak menunjukan dan memberikan surat penangkapann ketika melakukan penangkapan terhadap Alm. Rajinun ini jelas ada kesalahan prosedur.

“Semestinya polisi dalam melakukan tindakan-tindakan seperti penangkapan, penggeledahan dan penyitaan haruslah menjunjung tinggi hak asasi manusia, hal ini sebagai bentuk dalam memberikan perlindungan sekalipun itu terhadap seorang yang disangka dalam melakukan tindak pidana.” ujar Kuasa Hukum keluarga Alm. Rajinun, Suparman, S.H., M.H.

Oleh karenanya Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pontianak akan meminta kepada pihak kepolisian daerah (POLDA) Kalimantan Barat agar memberikan penjelasan kenapa Alm. Rajinun ditangkap? Kenapa Alm Rajinun meninggalnyasaat atau setelah dilakukan penangkapan?


“Hal ini penting dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menghindari kecurigaan serta menjawab kejanggalan-kejanggalan dari keluarga korban.” ujar Suparman.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed