oleh

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalbar Resmikan Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Mandor

Sekilas Daerah, Landak – Kakanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat Drs. H. Ridwansyah M. Si meresmikan penggunaan Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Mandor serta kunjungan ke Pondok Pesantren Pendai Mandor, Kamis (22/01/2021).

Turut Hadir dalam acara tersebut Kepala Kemenag Kabupaten Landak, Perwakilan KUA se-Kabupaten Landak, Forkopimcam Mandor, tokoh agama dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Kakanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat Drs. H. Ridwansyah M. Si mengatakan dengan diresmikannya Balai Nikah dan Manasik haji Kecamatan Mandor ini agar yang dapat digunakan untuk sebaik mungkin serta dapat memberikan pelayanan yang semakin baik pula.

“Bukan hanya gedungnya yang bagus tetapi juga pelayanan ke masyarakat semakin bagus. Terutama dalam pelayanan nikah, demikian juga dalam pelayanan manasik haji,” ungkapnya.

Ridwansyah menerangkan dalam pelayanan haji tahun 2021 dalam masa pandemi COVID-19 masih menunggu keputusan pemerintah Indonesia dan selain itu dalam pelayanan haji ini juga masih menunggu keputusan pemerintah Arab Saudi.

“Ada tiga opsi pemerintah pusat dalam pemberangkatan haji tahun 2021, satu berangkat semuanya kalau pandemi ini selesai, kedua dengan pengurangan kuota dan ketiga tidak berangkat semuanya seperti tahun lalu,” terangnya.

Baca Juga: Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Berhasil Amankan Miras yang Hendak Diselundupkan di Wilayah Perbatasan Kalbar

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa Balai Nikah ini juga bisa untuk mensosialisasikan moderasi beragama, sehingga kehidupan beragama di Kabupaten Landak khususnya semakin harmonis.

Kepala Kemenag Kabupaten Landak Drs. Mukhlis dalam kesempatan itu menyampaikan kepada ke masyarakat Kecamatan Mandor untuk sama-sama menggunakan Balai Nikah dan Manasik haji ini dengan baik.

“Insyaallah pelayanan nikah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, semua pelayanan di KUA tidak dipungut biaya kecuali pelaksanaan Nikah diluar Balai Nikah dan diluar jam kerja tapi nikah di Balai Nikah,” ucap Mukhlis.

Terakhir dia memaparkan untuk jumlah penyetoran biaya nikah di luar jam kantor KUA dan di luar jam kerja dengan katagori Penerimaan Negara Bukan Pajak ke Kas Negara sebesar Rp. 600.000, rupiah dan langsung disetor ke kas Negara melalui bank .(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed