oleh

Kecelakaan di Ruas Jalan Pontianak-Ngabang Antara Dua Mobil dan Satu Motor

Sekilas Daerah, Landak – Kecelakaan beruntun yang melibatkan kendaraan dump truck bernomor polisi KB 9884 DN dengan sebuah mini bus bernomor polisi KB1385 LE dan sebuah sepeda motor bernomor polisi KB 5433 HX terjadi di jalan raya  Pontianak- Ngabang tepatnya di Dusun Bebehan, Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak sekitar pukul 15.20 wib, Selasa (05/01/2021).

Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulianus Van Chanel melalui Unit Lakalantas Polsek Sengah Temila Bripka Sucipto mengatakan bahwa kronologi kecelakaan bermula saat mobil minibus Toyota Calya warna silver nomor polisi KB 1385 LE yang di kemudikan oleh Henry Ferdinand Pangaribuan membawa 3 orang penumpang berjalan dari arah Pontianak menuju Ngabang.

Sesampainya di jalan raya Dusun Bebehan Desa Sidas Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak, kendaraan tersebut mendahului sepeda motor Suzuki Satria F 150 warna merah hitam yang di kendarai oleh Safrizal dengan memboncengi rekannya Solihin.

Baca Juga: Dalami Dugaan Tes Antigen Palsu, Ini Pernyataan Tegas Gubernur Kalbar

Setelah mobil Toyota Calya mendahului sepeda motor Suzuki Satria F, kemudain mobil Calya hendak mendahului 4 mobil yang berada didepannya, dikarenakan Mobil Toyota calya tidak mampu mendahului ke empat mobil yang ada di depannya, dari arah yang berlawanan datang kendaraan mobil dump truck warna kuning dengan nomor polisi KB. 9884 DN, sehingga terjadi  tabrakan, yang mengenai bagian depan sebelah kanan, sehingga mobil Toyota Calya terpental ke kiri dari arah Pontianak menuju Ngabang.

Sedangkan kendaraan sepeda motor Suzuki Satria F 150 yang didahului mobil Toyota Calya tersebut pun menabrak mobil Toyota Calya yang terpental sehingga terjadi kecelakaan beruntun.

Atas kejadian tersebut, pengemudi kendaraan dump truck M. Solihin (35) yang merupakan warga Desa Tonang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak mengalami cidera pada kaki sebelah kiri.

Sedangkan Pengendara sepeda motor Safrizal (25), yang merupakan warga Desa Sungai Bakau Besar Laut Kecamatan Sungai pinyuh, Kabupaten Mempawah mengalami luka robek pada pipi sebelah kiri, dan kedua lutut memar.

Dimana korban langsung dirujuk ke Pukesmas Pahauman dan sudah diperbolehkan pulang, sementara rekan korban yang di bonceng tidak mengalami cidera.

Sementara itu pengendara mini bus Henry Ferdinand Pangaribuan (45) yang merupakan waga Dusun Batok, Desa Taas Kecamatan, Menyuke Kabupaten Landak mengalami luka robek pada bagian dahi akibat pecahan kaca mobil, mata pada bagian kiri bengkak, dan luka memar bagian dada sehingga harus dirujuk ke RS Antonius Pontianak.

Baca Juga: LBH Pontianak Desak Polda Kalbar Melanjutkan Dugaan Kasus Persetubuhan Anak oleh Oknum Kepala Desa

Sedangkan tiga orang penumpang mini bu lainnya masing- masing Hermias buyung, (30), Selpanus, (27) mengalami luka ringan, sementara Asteria Adly floraedo (15) yang merupakan warga Desa Hilir Tengah Kecanatan Ngabang menggalami luka pada kaki sebelah kiri, muka sebelah kanan lecet dan telah mendapatkan perawaran di klinik Elisabet Ngabang.

Sementara itu, pasca peristiwa laka lantas beruntun tersebut Unit Lakalantas Polsek Sengah Temila lansung mendatangi TKP untuk mendata indentitas para korban seta mengamankan barang bukti di Polsek Sengah Temila.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed