oleh

Jaringan Islam Kebangsaan Dukung Komjen Sigit Jadi Kapolri Meski Bukan Seorang Muslim

Sekilas News – Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah menyerahkan nama calon tunggal Kapolri ke DPR. Adapun yang diberikan oleh Jokowi adalah Komjen Listyo Sigit Prabowo, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.

Namun, yang menarik dari sosok ini adalah soal agamanya yang bukan Islam. Dia adalah seorang Katolik. Dengan posisinya sebagai Non-Muslim diduga akan ditentang oleh kelompok tertentu.

Namun, hal itu tidak berlaku bagi Koordinator Nasional Jaringan Dai dan Mubalig Muda, Jaringan Islam Kebangsaan (JIK) Irfaan Sanoesi. Menurutnya, agama yang dianut oleh Komjen Listyo tak perlu dipermasalahkan.

Menurut Irfaan, dalam hal kebangsaan khususnya di Indonesia yang terdiri dari masyarakat majemuk, agama bukanlah sesuatu yang perlu dianggap sebagai masalah yang tabu.

Masyarakat Indonesia dewasa ini harus semakin naik kelas, artinya dalam pemilihan tokoh publik tidak perlu dipandang dan dipermasalahkan soal suku, agama, maupun ras seseorang.

Meski mayoritas pemeluk agama di tanah air adalah Islam, namun publik juga perlu memahami aspek lainnya dalam memilih pemimpin publik seperti kompetensi, integritas, hingga profesionalisme.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Pilih Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo Untuk Jadi Calon Kapolri

Dalam tiga hal tersebut, kata Irfaan, Komjen Pol Listyo Sigit sudah bisa dikatakan layak untuk menjadi Kapolri menggantikan sosok sebelumnya, Idham Azis.

“Mestinya wacana yang dibahas bukanlah dari sisi agamanya sesorang. Kita harus naik kelas, harusnya wacana yang dibangun oleh publik adalah dari aspek kompetensi, profesionalisme dan integritas sesorang. Dari sisi ini, Pak Sigit layak menjadi Kapolri baru menggantikan Pak Idham Azis,” kata Irfan, Jumat (15/1/2021).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed