oleh

Dinsos Tanah Bumbu Dirikan Dapur Umum Untuk Korban yang Terdampak Banjir

Sekilas Daerah, Tanah Bumbu – Dinas Sosial Tanah Bumbu mendirikan dapur umum dan menyiapkan peralatan serta menyediakan personil Tagana untuk disiagakan selama operasi bencana untuk korban yang terdampak banjir.

Kepala Dinas Sosial Tanah Bumbu, H. Basuni mengatakan personel Tagana sudah diberangkatkan berserta dengan peralatan lengkap.

Pihaknya bekerjasama dengan pemerintah setempat, tim akan mendirikan dapur umum untuk melayani warga terdampak di wilayah tersebut untuk beberapa hari kedepan.

“Ada 7 orang personil Tagana yang diberangkatkan ke Desa Banua Raya, Kecamatan Bati Bati, lengkap dengan 1 truk dan 1 pickup double kabin berisi peralatan memasak untuk mendirikan dapur umum di lokasi itu,” kata H. Basuni. Senin (18/01/2021).

Tercatat ada 15 RT dengan 988 kepala keluarga dengan jumlah warga terdampak sebanyak 3.162 jiwa di desa tersebut.

Baca Juga: Banjir Besar di Pengaron Rendam 6 Desa, Air Hampir Capai Atap Rumah Warga

Dia kembali menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan peralatan dan personil, sedangkan bahan makanan dan keperluan lainnya akan disuplai oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut atau pihak lainnya.

“Ini adalah bentuk kepedulian sosial terhadap mereka yang sedang mengalami bencana. Tanah Bumbu menjadi salah satu kabupaten terdekat yang dapat membantu,” ungkap Basuni.

Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga mengirimkan personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah, pada Minggu (17/1), serta dilanjutkan kembali mengirimkan personil Tagana Dinas Sosial untuk turut membantu masyarakat terdampak di Kabupaten Tanah Laut.

Sebagai informasi bersama, banjir terjadi sejak Kamis (14/2) dan banyak warga yang mengungsi karena permukiman mereka terendam banjir dan lumpur menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir.

Selain Kabupaten Tanah Laut yang terendam banjir, ada enam kabupaten lain yang juga mengalami bencana banjir, diantaranya Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, Kota Banjar Baru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Tanggal 14 Januari 2021 lalu.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed