oleh

Dikira Perempuan Seorang Pria Berambut Gondrong Nyaris Diperkosa

Sekilas Daerah, Pinrang – Kasus pemerkosaan nyaris menimpa seorang pria berambut gondrong di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Peristiwa ini terbilang tidak terduga. Karena pelaku bernama Syamsu Alam (48 tahun) yang mencoba melakukan pemerkosaan mengira korbannya seorang perempuan.

Ia mengira korban, Mursalim alias Sani (24 tahun) yang diincarnya adalah seorang perempuan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pinrang AKP Dharma Negara mengatakan, peristiwa terjadi di Dusun Bungalosie, Desa Pananrang, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Pelaku nyaris memperkosa Mursalim lantaran mengira korban adalah seorang perempuan. Karena korban memiliki rambut yang panjang alias gondrong.

Baca Juga: Seorang Pemuda Dicoret Dari KK Karena Menyusakan Orang Tua

“Iya betul gondrong korbannya. Lucu itu,” kata Dharma kepada SuaraSulsel.id, Rabu (16/12/2020).

Dharma menjelaskan, aksi percobaan pemerkosaan tersebut bermula saat korban hendak pulang ke rumahnya. Dengan berjalan kaki seorang diri dari daerah Kariango menuju Bungalosie, pukul 04.00 Wita.

Saat memasuki sebuah lorong yang berada di sekitar rumahnya, tiba-tiba saja pelaku menangkap dan membanting korban ke tanah.

Setelah korban terjatuh, pelaku pun bermaksud untuk melancarkan aksi bejatnya. Hanya saja, korban yang tidak terima dengan perbuatan pelaku langsung memberikan perlawanan.

Baca Juga: Kerentanan Perempuan Disabilitas Terhadap Kekerasan Berbasis Gender

Karena memberikan perlawanan, pelaku pun mencekik leher korban. Dan menggigit pangkal lengan korban agar berhenti melawan.

Tidak terima dengan perbuatan pelaku, korban kemudian langsung mendatangi kantor polisi. Untuk melaporkan kejadian itu.

“Atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya. (SuaraSulsel*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed