oleh

Dewi Tanjung: Harusnya Fadli Zon Malu Karena Membela Teroris Perusuh Bangsa

Sekilas News – Politikus PDIP, Dewi Tanjung menyoroti sikap Fadli Zon selaku Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, terkait tanggapannya mengenai insiden tewasnya 6 pengawal Habib Rizieq Shihab.

Sebelumnya, Fadli Zon mengatakan bahwa dirinya bersama anggota DPR RI Komisi 3 Romo Syafei, mendatangi Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjemput 6 jenazah pengawal Habib Rizieq Shihab.

Hal tersebut disampaikan Fadli Zon melalui tulisannya di akun Twitter @fadlizon pada Rabu, 9 Desember 2020.

Bahkan dalam tweetnya Fadli Zon mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Polri itu adalah pembunuhan yang sangat keji.

Kita mendapat kabar yg begitu mengejutkan. Ada 6 orang wafat syahid dari anggota Front Pembela Islam (FPI).— FADLI ZON (Youtube: Fadli Zon Official) (@fadlizon) December 8, 2020.

Dalam hal ini, Dewi Tanjung mempertanyakan terkait posisi Fadli Zon, sebagai anggota DPR RI atau Juru Bicara FPI.

Pasalnya, Fadli Zon yang juga sebagai politikus Partai Gerindra, kerap sekali menyuarakan pendapatnya terkait peristiwa tewasnya 6 pengawal Habib Rizieq melalui akun Twitter-nya. Selanjutnya, Dewi Tanjung mengatakan kepada Fadli Zon, kalau memang dirinya menginginkan menjadi Jubir FPI mending mundur dari anggota DPR RI.

Lebih lanjut, Politikus PDIP tersebut mengatakan bahwa gaji anggota DPR bukan dari FPI, melainkan dari uang negara.

“Hei Fadli zonk, Kau Ini Jubir FPI atau Anggota DPR RI? Kalo kau mau jadi Jubir FPI silahkan kau mundur dari DPR RI, karna Gaji anggota DPR dari uang Negara Bukan di biayain FPI,” ujar Dewi, seperti dikutip mantrasukabumi.com dari akun Twitter @DTanjung15.

Dalam hal ini, politikus Partai Gerindra tersebut pernah mengatakan bahwa dirinya meyakini para pendukung Habib Rizieq Shihab tidak dibekali senjata.

Tambahnya, Fadli Zon mengatakan bahwa aksi Polisi menggunakan senjata untuk menahan serangan dari pengawal Habib Rizieq, sudah berlebihan.

“Saya meyakini bahwa para pendukung Habib Rizieq Shihab tidak dibekali senjata. Sehingga aksi Polisi dengan menggunakan senjata untuk menahan tindakan dari laskar FPI sudah berlebihan.” Kata Fadil.

Selanjutnya, Dewi Tanjung mengatakan bahwa kalau Fadli Zon paham terkait hal tersebut, seharusnya Dia malu karena membela teroris perusuh bangsa.

“Kalo Kau Punya OTAK harusnya Kau Malu membela Teroris Perusuh bangsa. Banyak Bacot aja Kerjaan kau,” pungkas Dewi Tanjung.**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed