oleh

Dalami Dugaan Tes Antigen Palsu, Ini Pernyataan Tegas Gubernur Kalbar

Sekilas Daerah, Pontianak – Satgas Penanganan COVID-19 Kalimantan Barat Tengah mendalami dugaan penggunaan surat keterangan hasil tes cepat antigen palsu, oleh lima orang penumpang pesawat, dari Jakarta, yang tiba di Bandara Supadio, Pontianak, Jumat (25/12).

Dari hasil tes acak yang dilakukan petugas, ada lima orang penumpang yang positif COVID-19, dari hasil tes usap PCR. Padahal kelimanya mengantongi hasil negatif tes cepat antigen. Temuan tersebut membuat satgas bergerak menyelidiki dugaan surat keterangan palsu. Selain itu, pintu masuk Kalimantan Barat juga akan diperketat, untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Baca Juga: Gubernur Sutarmidji: COVID-19 Kalbar Mengkhawatirkan

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji melalui unggahan di akun resmi facebook miliknya, berang dengan temuan dugaan penumpang yang positif COVID-19 berhasil masuk ke Kalimantan Barat.

Sutarmidji pun akan bersikap tegas dengan melarang sementara maskapai yang membawa penumpang yang diduga menggunakan surat keterangan antigen palsu.

Untuk itu kita putuskan maskapai yang bersangkutan tidak boleh bawa penumpang ke pontianak selama 10 hari, tulis Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji di akun facebook miliknya.

Baca Juga: Harrison: Mohon Maskapai dan Bandara Tetap Berhati-Hati terhadap Risiko Penularan COVID-19

Meningkatnya jumlah penumpang pesawat pada libur Natal tahun ini ke Kalimantan Barat, membuat petugas kesehatan dan Satgas COVID-19 di Bandara Supadio bekerja keras mengecek surat keterangan hasil test bebas COVID-19 yang diberikan penumpang.

Penumpang yang ketahuan membuat surat tes antigen palsu tersebut, saat ini dalam pemeriksaan petugas terkait di Bandara Supadio.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed