oleh

Apa itu RV, HIR, RBg, dan AB serta Fungsinya

Sekilas Hukum – Hukum acara perdata merupakan sekumpulan peraturan untuk menjalankan hukum perdata.

Hukum acara perdata secara sederhana disebut juga hukum teknis atau formil sebagai pelaksana dari hukum pokok yang tertuang dalam KUHPerdata yang mengatur tentang tata cara pengajuan gugatan, tempat diajukan gugatan tentang syarat pengajuan gugatan.

Hukum Acara Perdata yang berlaku diindonesia dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

  1. Reglement of de Rechtsvordering (RV) merupakan hukum acara perdata yang berlaku bagi orang ‘Eropa’ dan ‘Timur Asing’ yang berada di Indonesia.
  2. Herzien Indonesis Reglement (HIR) atau Reglemen Indonesia Baru (Staatblad 1984: No. 16 yang diperbaharui dengan Staatblad 1941 No. 44). Berlaku untuk Jawa dan Madura.
  3. Rechtsreglement Buitengewesten (RBg) atau Reglemen Untuk Daerah Seberang (Stbl. 1927 No. 227) berlaku untuk daerah luar Jawa dan Madura.
  4. Algemene Bepalingen van Wetgeving voor Indonesie (AB) Pada masa penjajahan berlaku beberapa pasal dari Algemene Bepalingen van Wetgeving voor Indonesie, yang disingkat AB (Staatblad 1847 No. 23) yang mengatur ketentuan-ketentuan umum peraturan perundangan-undangan.

Hukum Acara Perdata mempunyai fungsi untuk menegakkan hukum perdata materiil apabila ada pelanggaran yang dilakukan oleh satu pihak atau pihak yang menimbulkan kerugian bagi seseorang. 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed