oleh

Anak di Bawah Umur Kelas 2 SD Jadi Korban Pencabulan Dilarikan ke Rumah Sakit

Sekilas Daerah, Kotwaringin Timur – Anak perempuan yang masih duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar (SD) yang jadi korban pencabulan seorang pria 38 tahun di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. 

“Korban masih di rawat di rumah sakit Pratama Samuda,” ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Jaya Karya AKP Agus Tri, Sabtu malam tadi, 23 Januari 2021. 

Rencananya korban juga dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit untuk penanganan lebih lanjut, akibat aksi pencabulan oleh pelaku. 

“Korban juga dilakukan visum, pelaku juga sudah kami tangkap pada hari ini,” kata Agus. 

Pihaknya saat ini masih mendalami kasus pencabulan tersebut. Karena mereka khawatir ada korban lainnya.

Pencabulan itu terjadi bermula ketika pelaku bersama istrinya serta korban pergi ke belakang rumah untuk mencari hewan tupai. Tidak berapa lama, cuaca mendung. Sehingga mereka pulang ke rumah. 

Namun pada saat itu, pelaku kembali mencari tupai ke areal kebun sawit. Saat itu, korban mengikuti menggunakan sepeda pancal. 

Tetapi, hujan deras melanda daerah tersebut. Sehingga korban berteduh di sebuah pondok kebun sawit yang kosong. Pelaku yang melihat hal itu juga ikut berteduh. 

Saat itulah, pelaku melancarkan aksinya. Untuk mencabuli korban. Usai melakukan memuaskan nafsunya tersebut. Pelaku dan korban memutuskan untuk pulang. 

Baca Juga: Penemuan Mayat di Tepi Jalan di Sampang Gegerkan Warga

Sesampainya di rumah, korban mengeluh bahwa di kemaluannya basah. Sehingga, sang nenek memeriksanya, dan ternyata bukan air melainkan darah. 

Sehingga, dilaporkan kepada orangtuanya, dan sang ibu menanyakan kepada korban apa yang terjadi. Hingga menjelaskan apa yang telah dilakukan oleh pelaku. 

Mengetahui hal tersebut, ibu korban melaporkan kejadian ke Polsek Jaya Karya. Dan langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed