oleh

Anak dan Menantu Jokowi Potensi Terpilih Jadi Kepala Daerah

Sekilas News – Hasil hitung cepat Pilkada Serentak 2020 membawa Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution unggul dari lawannya di daerah masing-masing yaitu Solo dan Medan.

Putra dan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu berpeluang besar menjadi pemimpin berikutnya untuk dua daerah tersebut.

Analis politik Pangi Syarwi Chaniago menilai kemenangan tersebut tidak lepas dari bayang dinasti politik.

Menurutnya, ada patron politik atau pengaruh sosok Presiden Jokowi yang saat ini masih berkuasa.

“Ada pengaruh oligarki. Artinya, orang yang berkuasa itu masih menguasai sumber daya ekonomi dan politik. Mungkin itu dipahami Presiden Jokowi sehingga bisa memenangkan menantu dan anaknya,” ujar Pangi dilansir dari SINDOnews, Kamis (10/12/2020).

Kendati begitu, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu meyakini keberhasilan kedua tokoh muda tersebut bukan serta merta karena pemberian seperti di zaman kerajaan.

Meski keduanya erat dengan Presiden Jokowi, keberhasilan itu juga hasil kerja keras melalui kampanye yang dilakukan.

Gibran unggul telak melalui versi hitung cepat di Pilkada Solo. Berdasarkan hitung cepat Charta Politika, Gibran-Teguh dinyatakan unggul di atas lawannya Bagyo Wahono-FX Suparjo (BaJo) dengan meraih 87,15% persen suara. Sementara BaJo hanya memperoleh 12,85 persen.

Kemenangan serupa juga dialami Bobby yang unggul meski hasil suara tak terpaut jauh dari rivalnya. Bobby Nasution unggul dengan 55,29 persen suara. Sementara rivalnya, Akhyar-Salman mengantongi 44,71 persen suara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed