oleh

60 Penyelam Korbrimob Polri Bantu Pencarian Korban dan Puing Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Sekilas News – Siang kemarin pencarian terhadap hilangnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 masih dilakukan. 

Para petugas Search and Rescue (SAR) gabungan dari Basarnas, Kepolisian, TNI dan masyarakat bekerja sama melakukan pencarian. 

Polda Metro Jaya sendiri selain menyiapkan tim DVI (Disaster Victim Identification)  juga menerjunkan 60 penyelam untuk membantu pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang diperkirakan jatuh di wilayah Kepulauan Seribu.

“Ada 60 orang penyelam yang sudah disiapkan,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen polisi Fadil Imran, di Dermaga JICT II Tanjung Priok.

Kapolda menjelaskan tim penyelam itu merupakan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Korbrimob Polri yang memiliki kemampuan pencarian dan penyelamatan (search and rescue/SAR) di laut.

Mereka ikut bersama kapal dari Polair Mabes Polri dan berkoordinasi dengan kawan-kawan dari Koarmada I.

Baca Juga: Ada Tujuh Kantong Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta

Sementara itu, Pasukan elit TNI dari Kopaska dan Denjaka ikut diturunkan mencari korban dan puing Pesawat Sriwijaya Air yang diduga jatuh di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

“Semuanya merupakan potensi SAR, apa pun yang dilakukan, kami akan sampaikan kepada pihak Basarnas,” jelas Panglima Koarmada I.

Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak pada pukul 14.40 WIB. Pesawat diperkirakan jatuh di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 membawa 46 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, pilot-kopilot, satu petugas keselamatan penerbangan (safety flight officer) dan tiga awak kabin. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed