oleh

500 Anak di Bawah Umur Diduga Terlibat Jaringan Prostitusi Online

Sekilas Daerah, Pontianak – Sekitar 500 anak masih di bawah umur di Kalimantan Barat, diduga terlibat dengan jaringan prostitusi online. Keterlibatan lebih dari 500 anak itu disampaikan oleh Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah Provinsi (KPPAD) Kalimantan Barat.

Fakta tersebut disampaikan berdasarkan investigasi yang dilakukan KPPAD, terkait maraknya prostitusi online di Pontianak sejak empat bulan terakhir.

Baca Juga: KPPAD Kalbar Mengamankan 6 Anak Terlibat Prostitusi Online di Hotel

KPPAD menyatakan, kasus prostitusi online di Kota Pontianak sudah menggurita dan mengkhawatirkan. Berdasarkan investigasi lanjutan, 60 orang anak sudah dipesan oleh pria hidung belang untuk malam pergantian tahun baru 2021.

Baca Juga: Miris! Anak Prostitusi Online di Pontianak Pernah Dicabuli Ayah Tirinya

Kasus ini menjadi masalah pelik di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak. KPPAD Kalbar mengajak Pemerintah Kota Pontianak untuk serius menangani kasus prostitusi online ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed