oleh

36 Ditangkap, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Usai Demo Papua Merdeka

Sekilas News – Polda Papua Barat menangkap 36 orang di wilayah Manokwari dan Sorong Kota usai demo memperingati Hari Ulang Tahun West Papua New Guinea National Congress (WPNGNC).

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, AKBP Adam Erwindi menyatakan orang-orang yang diamankan tersebut tengah diminta keterangan oleh kepolisian.

Dia menjelaskan bahwa unjuk rasa yang dilakukan tersebut tidak melayangkan pemberitahuan kepada aparat kepolisian. Oleh karena itu, polisi mengklaim berwenang membubarkan aksi tersebut.

Selain itu, kata dia, unjuk rasa tersebut dinilai telah mengganggu ketertiban umum dan menghalangi jalanan sehingga membuat pengguna jalan lain tak bisa melintas.

“Materi demo pun melanggar Pasal 6 UU Nomor 9 Tahun 1998,” kata dia melanjutkan.

Sesuai ketentuan pasal tersebut mengatur bahwa dalam menyampaikan pendapatnya, warga harus menghormati hak dan kebebasan orang lain, menghormati aturan moral, dan menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Selain itu, Massa yang hendak melakukan longmarch menuju kantor wali kota Sorong diadang anggota Kepolisian dan Brimob di Jalan Jendral Ahmad Yani.

Massa yang tak terima dengan pengadangan kemudian melakukan perlawanan dengan menyerang aparat kepolisian dengan batu, botol kaca, dan mercon.

Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan mengatakan, pengadangan dilakukan agar tidak mengganggu ketertiban umum.

“Kami mengimbau agar massa pedemo segera membubarkan diri supaya tidak melakukan kegiatan. Namun, massa tak terima dan terjadi gesekan sehingga kami mengamankan lima orang yang terlibat dalam aksi demo tersebut,” ujar Ary di lokasi, Jumat.

Dalam aksi demo anarkistis itu, tiga anggota Brimob Detasemen B Pelopor Sorong, satu anggota Polres Sorong Kota, dan satu wartawati menjadi korban akibat terkena lemparan batu dan botol.

Kelima korban yang mengalami luka serius dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut Oetojo untuk mendapat penanganan medis.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed